21 Agustus 2009

Kebersamaan yang Kompak

Ini adalah foto-foto para penghuni kelas XII IPA 3 th. 2009-2010/
Ada yang pengen ngintip-ngintip??...
Inii diiaaa.....







Marhaban yaa Ramadhan

Marhaban yaa Ramadhan...
Bulan suci penuh berkah datang lagi...
horeeee......

puasa....
puasa....

04 Agustus 2009

Good Bye Mbah Surip....


Mbah Surip 60 tahun, meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusdikkes TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur. Jenazah Mbah Surip tiba di RS Pusdikkes pukul 10.30 WIB, dan ditangani dr. Tias. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab meninggalnya Mbah Surip.

Menurut Martina Omega bagian reka medik RS Pudikkes, jenazah Mbah Surip sempat berada selama satu jam di RS Pusdikkes. Jenazah kemudian langsung dibawa pulang oleh kerabat yang membawanya yaitu pelawak Mamik.

Sebelumnya, pada hari Minggu malam (2/8), Mbah Surip sempat pingsan akibat kelelahan setelah pentas di Yogyakarta. Mbah Surip kelahiran Mojokerto, Jawa Timur, memang sedang laris manis setelah lagu "Tak Gendong" menjadi populer di masyarakat.

Pria bernama asli Urip Ariyanto ini memang fenomenal. Lagu "Tak Gendong" yang sederhana justru mampu mengubah kehidupan Mbah Surip dari musisi jalanan menjadi miliarder. Keberuntungan Mbah Surip bukan hanya dari penjualan nada sambung, ia juga dikontrak sebuah rumah produksi untuk membintangi sinetron dengan honor Rp 5-25 juta per episode.

Hingga kini, penyanyi berambut gimbal tersebut masih mengontrak sebuah rumah sederhana di Kampung Artis, Cipinang, Jakarta Timur.

Kuat dugaan penyebab Urip Ariyanto atau akrab disapa Mbah Surip meninggal karena kelelahan. "Mungkin pola makan yang tidak teratur sementara jadwal si mbah ini yang begitu padat," jelas Al Moenir Rahmat, produser eksekutif Playlist SCTV saat dihubungi lewat telepon di rumah pelawak Mamiek Prakoso di Kampung Makassar, Jakarta Timur, Selasa (4/8) siang.

Penjelasan Moenir berdasarkan surat visum RS Pusat Pendidikan Kesehatan Angkatan Darat (Pusdikkes) Kramat Jati, Jakarta Timur yang dipegangnya. Beredar kabar terakhir Mbah Surip berbonceng sepeda motor bersama Mamiek. Moenir membantah kejadian itu menjadi penyebab kematian pelantun "Tak Gendong" ini. "Perut saja mual-mual," tambah Moenir. Mbah Surip meninggalkan empat orang anak dan empat cucu.

Sebelum dibawa ke rumah sakit kabarnya Mbah Surip sempat dibawa ke rumah Mamiek. Hingga kini pria kelahiran Mojokerto, Jawa Tengah, 6 Mei 1949 ini belum diketahui akan dimakamkan di mana [baca: Mbah Surip Meninggal Dalam Perjalanan ke RS].

Penyanyi fenomenal, Mbah Surip mengembuskan napas terakhir di saat popularitasnya melambung dengan hits "Tak Gendong". Lagu ini akrab di telinga anak-anak hingga orang dewasa. Almarhum mudah dikenal dengan penampilannya bergaya regae--sebuah aliran musik asal Jamaika. Surip sempat mengaku bukan penggemar tokoh regae, Bob Marley.

KATALOG ONLINE